Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Hindari Hal-Hal Ini Saat Membuka Cabang Usaha!

Wednesday, 12 June 19
admin
admin

Membuka cabang usaha memang menawarkan keuntungan seperti brand yang sudah ternama, proses training yang terstruktur, dan sistem yang solid. Namun, dalam setiap bentuk usaha pasti ada halangan tertentu dan cabang usaha tidak menjadi pengecualian.

Seringkali, pemilik cabang usaha cenderung menganggap bahwa bisnis ini mudah dijalankan sehingga membuat keputusan yang salah atau terburu-buru. Nah, apa saja kesalahan yang harus dihindari saat memulai sebuah cabang usaha? Cari tahu di bawah ini, dan Anda pasti akan lebih siap memulai sebuah cabang usaha yang sukses.

1. Tidak membuat business plan yang sesuai.

Seperti yang sudah Anda ketahui, business plan merupakan salah satu kunci sukses bagi bisnis apa pun. Namun, orang yang membuka cabang usaha rentan melakukan sebuah kesalahan fatal, yaitu terlalu bergantung pada business plan yang disediakan oleh pemilik waralaba.

Sebaiknya, business plan bagi cabang usaha dibuat unik sesuai dengan karakteristik satu cabang tersebut sehingga pelaksanaannya tepat sasaran. Namun, tetap saja business plan ini tidak boleh melenceng terlalu jauh.

2. Ekspektasi yang tidak sejalan.

Ekspektasi yang tidak sesuai dengan visi dan misi dari sebuah brand bisa menjadi sumber kegagalan cabang usaha, juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perselisihan antara pemilik waralaba dan cabangnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, maka sangat baik jika komunikasi antar pemilik waralaba dan cabangnya selalu dijaga dan mengalir dengan baik.

Baca Juga: Keuntungan Menggunakan Marketplace untuk Penjual dan Pembeli

 

3. Tidak mau belajar dari pengalaman.

Pemilik waralaba yang berpengalaman tentu sudah berada dalam suatu bisnis selama bertahun-tahun, dan hal ini tentunya berarti ia siap “menularkan” ilmu kepada pemilik cabang untuk membuat bisnis berjalan semakin baik.

Namun jika pemilik cabang tidak memiliki minat untuk belajar, hal itu akan berakibat buruk pada perkembangan bisnis. Salah satu penyebab utama kegagalan dalam membuka cabang usaha adalah tidak mau mengikuti cara menjalankan bisnis yang disarankan oleh pemilik waralaba.

4. Tidak cukupnya program pemasaran.

Pemasaran yang dilakukan dengan benar menjadi kunci kesuksesan dalam bisnis apa pun. Strategi pemasaran yang kurang efektif tentunya akan berakibat penjualan yang tidak maksimal. Tanpa strategi pemasaran yang efektif, pendapatan tidak akan maksimal.

5. Tidak mengikuti tren yang ada.

Di dunia ini, selalu ada tren di pasaran yang harus diikuti. Mengikuti laju tren pemasaran yang ada juga akan membawa cabang usaha kepada kesuksesan. Pasar dan perilaku konsumen senantiasa berubah, maka mau tidak mau suatu usaha harus selalu mengikutinya agar tidak ketinggalan zaman.

6. Tidak melakukan prosedur operasi standar

Standard Operating Procedures atau yang dikenal dengan SOP merupakan hal penting dalam membuka cabang usaha, dan ini adalah cara memberikan layanan yang konsisten di semua cabang usaha. Jika tidak menerapkan SOP yang membuat kualitas suatu usaha sama di mana pun itu berada, tidak mungkin tercapai kesuksesan.

Dalam hal pembukaan cabang usaha, pasti ada parameter yang harus diikuti oleh cabang sehingga kualitas tetap terjamin.

7. Kurangnya sumber dana.

Terakhir namun penting, salah satu penyebab cabang usaha gagal adalah kurangnya dana yang tersedia untuk operasi maupun pengembangan. Tanpa adanya sumber dana yang mencukupi, suatu usaha bisa saja bangkrut karena pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Bahkan jika usaha tersebut memiliki keuntungan besar, tetap saja ada kemungkinan gagal jika konsumen tidak membayar tepat waktu sehingga biaya operasional maupun tagihan tidak bisa dilunasi.

Hal-hal di atas harus dihindari saat membuka sebuah cabang usaha untuk memperkecil kemungkinan gagal. Dengan strategi dan pelaksanaan yang tepat, cabang usaha pasti akan sukses dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print